20.4 C
Indonesia
Tuesday, July 16, 2024
spot_img

Dorong Kebijakan Turunan UU Sisdiknas, Ketua DPD RI Nilai Fablab Siap Sambut Industri 4.0

Jakarta, Rajawalimedia.net Pembukaan Fabrication Laboratory (Fablab) di kawasan Jababeka Cikarang, dinilai sangat positif oleh Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya Fablab adalah bentuk kesiapan menghadapi era industri 4.0. Untuk lebih memaksimalkannya, LaNyalla mendorong hadirnya kebijakan turunan dari UU Sisdiknas.

Sebagai informasi, pengembangan Jababeka Cikarang selaku kota mandiri dan kawasan industri di Indonesia, membuka Fablab di kawasan Medical Science Center hasil kerjasama dengan President University.

Menurut LaNyalla, Fablab Jababeka adalah sebagai fasilitator dan wadah untuk menuangkan segala inovasi baik dari mahasiswa, teknisi, pekerja, komunitas, perusahaan startup.

“Dengan Fablab, memungkinkan mereka untuk belajar dan mengimplementasikan Industri 4.0 dengan lima pilar utama yakni showcase, capability, ecosystem, delivery dan innovation yang sejalan dengan tujuan Pusat Inovasi Digital Industri (PIDI) 4.0,” tuturnya, Kamis (4/3/21)

Iklan pimmum

Dengan tegas, Senator asal Jawa Timur ini mendukung langkah-langkah inovatif dalam penyediaan SDM yang unggul untuk menyongsong industri 4.0.

Namun, LaNyalla menilai langkah pengembangan ini masih parsial dan merupakan langkah taktis perguruan tinggi dalam mengimplementasikan UU sisdiknas kepada bentuk-bentuk aktivitas mikro

Baca juga : Peduli Sosial di Tengah Pandemi, Komunitas KS2J TPOL Surabaya Bagikan 250 Nasi Bungkus

“Oleh karena itu, pemerintah harus menangkap permasalahan ini melalui dukungan kebijakan turunan dari UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang tanggap terhadap perubahan zaman,” tukasnya.(Dachlan)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,234FansLike
1,345FollowersFollow
3,234FollowersFollow
2,234FollowersFollow
2,000SubscribersSubscribe
- IKLAN -spot_img
- IKLAN -spot_img
- IKLAN -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!